Sabtu, 24 September 2016

Kegiatan Karang Taruna Krida Suseno

Kegiatan Karang Taruna Krida Susena meliputi beberapa jenis yaitu Program, Kegiatan, Outbound & Pelatihan. Untuk Program yaitu dalam hal ini adalah Program Kerja sesuai dengan AD/ART yang diimplementasikan kedalam 1. Program Jangka Pendek, 2. Jangka Menengah, 3. Panjang, 4. Program Rutin & 5. Program Insidentil. Sedangkan Kegiatan di Kridasuseno seperti Acara Ceremonial yaitu salah satunya mengikuti apel bersama dalam rangka kesiapsiagaan di daerah, Kegiatan Kepanitiaan, Rapat Berkala, Mengadakan Studi Banding dsb. Kegiatan Outbond biasanya merupakan kegiatan lanjutan setelah adanya lokakarya, workshop, seminar, sarasehan dsb sebagai tindak lanjut pelaksanaan konsep kerja pengurus harian. Pelatihan adalah kegiatan Kridasuseno yang menjadi tolak ukur keberhasilan pada kepengurusan harian karang taruna, betapa tidak, kegiatan ini secara vertikal dari tingkat karang taruna kota, propinsi bahkan karang taruna nasional menitipkan Program Life Sklill mereka untuk dilaksanakan di wilayah-wilayah kelurahan. Kridasuseno sebagai karang taruna yang berkegiatan di tingkat kelurahan menjadi satu-satunya jalan untuk pelaksanaan program pelatihan tersebut.

Membahas program pelatihan terutama life skill  ini sering sekali karang taruna ditingkat kelurahan menjadi pelaksana tugas Dinas terkait seperti misalnya Pelatihan Pembuatan Yangko yang dilatih dari PKK Kota di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan. Pelatihan ini juga menjadi program yang dinantikan oleh masyrakat luas sebagai sarana mengembangkan diri, pemberdayaan sumber daya manusia & meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat setelah mendapatkan pelatihan.

Oleh: Himawan Sutanto

Jumat, 23 September 2016

Semangat Kebersamaan dalam Outbound Krida Susena

Karang Taruna Kridasuseno mengikuti kegiatan Outbond di Bumi Perkemahan Wonogondang, Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dalam rangka penjaringan kader karang taruna, potensi mobilisasi pemuda dan rekruitmen anggota baru kepengurusan karang taruna yang nantinya akan diterapkan diwilayah kelurahan masing-masing. Peserta outbond ini diikuti oleh perwakilan karang taruna dari 14 kecamatan di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini diinisiasi oleh Karang Taruna Kota Yogyakarta.

Adapun materi diadakannya outbond ini adalah materi Kebersamaan, Kepemimpinan, Kerjasama, Ketangkasan, Sikap Mental & Pembekalan Materi Kepengurusan karang taruna. Semangat kebersamaan dalam kegiatan outbond ini sangat terlihat disemua program kegiatan yang diselenggarakan, hal ini akan menjadi sebuah awal yang baik karena diantara mereka sudah benar-benar saling mengenal satu sama lain dalam suasana keakraban yang nantinya diharapkan menjadi sinerji & semangat membangun karang taruna diwilayah mereka masing-masing.

Oleh: Himawan Sutanto

Syukuran & Evaluasi Kegiatan

Syukuran kegiatan Karang Taruna Kridasuseno setelah selesai mengikuti outbound di Bumi Perkemahan Wonogondang pada 12 September 2015 lalu. Kridasuseno mendapat undangan untuk pembubaran panitia kegiatan outbound  tersebut yang bertempat di sebuah rumah makan gazebo diseantero jalan Wonosari Yogyakarta.

Dalam acara ini disampaikan mengenai evaluasi & rencana tindak lanjut untuk materi yang telah disampaikan di kegiatan outbound beberapa waktu yang lalu.

Tindak lanjut ini merupakan bentuk mobilisasi pemuda & rekruitmen kepengurusan karang taruna di masa mendatang, karena dengan kegiatan seperti ini mereka akan saling mengenal antar pengurus karang taruna dilain kelurahan di Kota Yogyakarta sehingga akan terwujud "gerak serentak" yang terkoordinir dengan baik untuk setiap karang taruna dikelurahan maupun koordinasi antar karang taruna kelurahan untuk kepentingan kegiatan ditingkat kota maupun propinsi.

Oleh: Himawan Sutanto

Film Pendek Anak Muda



Film Pendek Religi & Rumahku. Sebuah Film Pendek Sutradara: Himawan Sutanto bercerita tentang pertemuan seorang ayah & anak perempuannya pada suatu kondisi dimana itu merupakan sebuah tindakan dimasa lalu yang dilakukan Sang Ayah.

Email: himawanmoviemaker@gmail.com

Karang Taruna Krida Suseno


Setelah sekian lama kami tidak berbagi informasi mengenai karang taruna sejak akhir tahun 2013 yang lalu, kini kami mencoba kembali tentang program kerja karang taruna secara umum. Perlu kiranya mengingat kembali tentang substansi dari karang taruna itu sendiri, yakni sebuah organisasi kepemudaan yang mempunyai fungsi non partisipan yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak dibidang kesejahteraan sosial.

Perlu digaris bawahi bahwa Karang Taruna adalah organisasi Pemuda - pemudi yang Bergerak Dibidang Kesejahteraan Sosial. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas kinerja dari semua anggota, ada baiknya menyiapkan sebuah program kerja untuk mencapai tujuan mensejahterakan potensi masyarakat. Kesejahteraan bukan hanya dari segi finansial, melainkan bisa dengan cara membantu mengembangkan potensi setiap individu pada bidang-bidang tertentu agar yang bersangkutan mampu mengoptimalkan potensinya.


Adapun bidang-bidang yang sebaiknya dipersiapkan untuk membantu meningkatkan potensi itu dirancang sebaik mungkin melalui program kerja yang telah disusun oleh anggota karang taruna agar sesuai dengan tujuan yang dimaksud. Maka dari itu disini kami mencoba membagikan terkait program kerja karang taruna secara umum yang sudah direalisasikan oleh karang taruna Kridasuseno.

A.Bidang Kesekretariatan
  • Mengadakan Pertemuan Rutin satu bulan satu kali sekaligus yasinan dan arisan untuk memperlancar jalannya pertemuan.
  • Mengikuti Forum Komunikasi.
  • Mengadakan komunikasi dan konsultasi dengan pihak – pihak terkait dalam menyelenggarakan suatu kegiatan untuk kelancaran dan hasil yang memuaskan.
  • Mengikuti Jambore Kemah Kebersamaan.
B. Bidang Usaha Kesejahteraan Sosial
  • Memberikan bantuan moril dan materiil dalam penyaluran sumbangan kepada masyarakat yang terkena musibah.
  • Turut berperan serta dalam setiap kegiatan yang ada di masyarakat.
  • Mendata Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS)
  • Memasyarakatkan kepedulian terhadap Lansia, Yatim Piatu, Penyandang Cacat, dan lain sebagainya.
C. Bidang Usaha Ekonomi Produktif
  • Merencanakan kegiatan usaha yang bertujuan meningkatkan perekonomian anggota masyarakat.
  • Ikut berperan serta dalam usaha pertanian melalui kelompok – kelompok tani.
  • Mengikutsertakan anggota dalam setiap kegiatan pelatihan, seperti perbengkelan, pertanian, perkebunan, home industri, dan lain-lain yang dapat meningkatkan Usaha Ekonomi Produktif (UEP).
D. Bidang Pendidikan dan Latihan
  • Mengadakan kegiatan-kegiatan yang positif agar generasi muda tidak terjebak dalam pergaulan yang negatif.
  • Mengikutsertakan generasi muda mengikuti latihan-latihan kerja.
  • Membudayakan gerakan Hidup Sehat melalui gerakan perilaku hidup sehat dan bersih.
  • Mengaktifkan dan pengkaderan kader kesehatan untuk menunjang keberhasilan kegiatan Posyandu di desa.
  • Ikut berpartisipasi aktif dalam penyuluhan kepada orang tua yang memiliki anak usia sekolah untuk mengikuti Pendidikan TK dan TPA agar memenuhi tuntutan pendidikan yang lebih maju dan agamis.
E. Bidang Keagamaan / Kerohanian
  • Mengadakan peringatan hari – hari besar Keagamaan.
  • Mengadakan gotong royong menjaga kebersihan lingkungan mesjid dan langgar.
  • Mengadakan yasinan sekaligus arisan warga masyarakat.
  • Bekerjasama dengan Remaja Mesjid memberikan pelajaran baca tulis Al – Qur’an bagi anak – anak.
  • Menghidupkan nuansa bulan ramadhan melalui Tadarus Al – Qur’an, Peringatan Nuzulul Qur’an, Buka puasa bersama, Mengadakan Takbir Hari Raya Idul Fitri (dan juga Idul Adha).
  • Mengikutsertakan masyarakat/remaja dalam setiap kegiatan lomba yang bersifat agamis.
  • Meingkatkan pembinaan dan penyuluhan anak dan remaja sejak dini dalam bidang mental, moral, agama, budi pekerti, sopan santun dalam keluarga dan masyarakat.
F. Bidang Pengabdian Masyarakat.
  • Berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang bersifat positif dimasyarakat.
  • Membantu mencarikan solusi dalam segala permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat.
  • Berupaya menyalurkan aspirasi yang berkembang kepada pihak pemerintah desa.
  • Pelopor gerakan gotong royong baik dalam kebersihan lingkungan tempat ibadah, kuburan dan lain-lain.
  • Turut berpartisipasi dan berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui kegiatan Posyandu.
  • Meningkatkan Penyuluhan tentang pentingnya pemahaman dan kesertaan dalam program KB menuju keluarga berkwalitas bekerja sama dengan Petugas Keluarga Berencaan Desa (PKBD)
G. Bidang Permberdayaan Wanita
  • Melibatkan peranan wanita dalam kegiatan yang bersifat positif.
  • Memberikan dorongan kepada ibu – ibu yang memiliki balita untuk mengikuti kegiatan Posyandu.
  • Memasyarakatkan Rumah Sehat dan Layak Huni sebagai upaya terwujudnya kualitas hidup keluarga.
  • Memberikan penyuluhan agar tidak menikah diusia muda sebagai antisipasi hancurnya rumah tangga.
  • Memasyarakatkan dan memanfaatkan : limbah keluarga untuk bisa dimanfaatkan, sarana dan prasarana perumahan, hemat energi, membudayakan menabung dan mencegah pemborosan.
  • Mengikutsertakan dalam setiap kegiatan pelatihan dan penyuluhan baik yang diselenggarakan oleh pihak kecamatan maupun kabupaten tentang Kesetaraan Gender, Undang-Undang Perkawinan, Undang-Undang Perlindungan Anak, Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Perdagangan Perempuan dan Anak, Pola Asuh anak, Narkoba, dan lain sebagainya untuk meningkatkan kemampuan kaum perempuan dalam ikut membangun bangsa.
H. Bidang Pemuda / Olahraga.
  • Selalu tampil dalam kegiatan yang diadakan oleh masyarakat.
  • Membangun Jati Diri Bangsa dengan sikap mental dan perilaku yang berbudaya dengan menumbuhkan pengamalan sila-sila dalam Pencasila serta membudayakan pemahaman Cinta Tanah Air dan ada kemampuan awal bela negara.
  • Menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kemampuan hidup dan keterampilan untuk bisa mandiri dan upaya pencegahan penyalahgunaan Narkoba.
  • Mengikutsertakan generasi muda dalam pelatihan-pelatihan untuk memperkaya pengetahuan sebagai bekal untuk hidup mandiri.
  • Mempersiapkan tim olahraga baik putra maupun putri dengan mengadakan latihan rutin minimal satu kali seminggu.
  • Mengadakan dan mengikuti pertandingan persahabatan dan kejuaraan olah raga baik di dalam mupun luar daerah.
I. Bidang Seni Budaya.
  • Mengadakan latihan untuk meningkatkan kemampuan dalam bidang seni budaya terutama budaya tradisional.
  • Menggali potensi generasi muda agaar bisa berapresiasi.
  • Dalam setiap pelaksanaan pertunjukan, selalu aktif melaksanakan  promosi untuk meningkatkan pendapatan.